Alat bantu dengar menjadi salah satu alat bantu yang banyak diperjualbelikan di kalangan masyarakat. Di beberapa unit kesehatan, alat bantu pendengaran menjadi salah satu produk wajib yang harus ada di dalam stock barang mereka. Pesatnya perkembangan alat ini dikarenakan fungsi dari telinga sendiri yang vital bagi kehidupan manusia. Di zaman dahulu ketika teknologi masih belum secanggih sekarang, orang yang merasakan gangguan pada pendengarannya biasanya hanya melakukan pengobatan secara apa adanya.

Di zaman dulu, hal itu wajar terjadi, namun saat ini penderita sudah mampu beraktifitas seperti orang lainnya dengan berbagai macam alat bantu pendengaran. Bagi masyarakat yang belum mengetahui secara lebih mendetail mengenai jenis-jenis alat kesehatan yang satu ini, dapat membaca artikel ini untuk mendapatkan pemahaman baru. Diharapkan setelah membaca artikel ini, anda tidak lagi kebingungan ketika anda atau salah satu orang terdekat anda mengalami gangguan pendengaran.

Berikut ini adalah model dari alat bantu dengar yang biasa digunakan, yaitu:

1. RIC (Receive in Canal)

ric-receive-in-canalMerupakan alat bantu pendengaran yang cocok untuk digunakan kepada penderita gangguan pendengaran ringan sampai berat. Bagian ujung alat ini dimasukkan sampai ke dalam liang telinga sedangkan bagian ekor alat ini berada di luar telinga sebagai pengait di daun telinga. Agar bisa masuk ke dalam telinga pasien, alat bantu pendengaran ini biasanya berukuran mikro bahkan terkadang sangat kecil.

Alat bantu pendengaran RIC merupakan alat bantu pendengaran generasi terbarukan jika dibandingkan dengan alat bantu untuk pendengaran jenis lainnya. Alat bantu untuk pendengaran ini memiliki karakteristik yang kuat karena bisa dipakai dalam berbagai situasi. Model RIC ini mirip dengan model RITE, perbedaannya adalah pada penempatan saluran penerima yang berada di telinga.

Alat bantu dengar tipe RIC ini memiliki tiga bagian diantaranya adalah :

  • Housing (alat bantu pendengaran) –  yang letaknya di belakang telinga
  • Earwire (kabel tipis) – yang menghubungkan housing dengan receiver
  • Receiver (pembesar suara) – yang masuk ke liang telinga menggunakan ear tip.

2. ITC (In The Canal)

itc-in-the-canalCiri khas alat ini ialahnya teksturnya yang keras seperti cangkang, cangkang tersebut berisikan komponen-komponen elektronik yang fungsi utamanya sebagai main electric device. Perbedaanya dengan model RIC ialah alat untuk bantu pendengaran ini dimasukkan seutuhnya ke dalam liang telinga. Bentuknya juga lebih kecil jika dibandingkan dengan model RIC.

Ukuran alat untuk bantu pendengaran model ITC ini walaupun rata-rata lebih kecil namun bervariasi disesuaikan dengan ukuran liang telinga tiap pasien. Alat bantu dengar ini jika dibandingkan dengan model CIC masih lebih besar.

Alat bantu pendengaran ini bisa dipergunakan kepada penderita yang mengalami gangguan tingkat ringan hingga sedang dan dalam beberapa kasus berat. Alat bantu ini memiliki variasi juga dalam model tombol volume dan programnya sehingga pengguna disarankan untuk menggunakan remote control untuk melakukan penyetelan.

3. BTE (Behind The Ear)

bte-behind-the-earAlat bantu untuk pendengaran ini merupakan salah satu yang paling banyak digunakan karena pilihan powernya yang banyak. Alat ini bisa digunakan oleh orang yang mengalami gangguan pendengaran ringan sampai tuli. Bagian ujung alat ini dimasukkan sampai ke dalam liang telinga sedangkan bagian buntut alat ini berada di bagian daun telinga sebagai pengait. Selain itu pengaturan volume suara dan programnya terdapat di bagian atas alat ini sehingga memudahkan pengguna untuk mengatur volume suara dan pilihan program.

4. RITE (Receiver In The Ear)

rite-receiver-in-the-earMerupakan alat bantu pendengaran dalam pengembangan terbaru sehingga cocok digunakan bagi mereka yang memiliki masalah pendengaran berat hingga tuli. Alat bantu dengar ini memiliki karakteristik yang kuat sehingga bisa diandalkan dalam berbagai situasi. Bentuknya juga kecil sehingga mudah untuk disesuaikan dengan berbagai macam jenis ukuran liang telinga.

Model RITE ini memiliki kemiripan dengan model RIC, ciri khas perbedaannya hanyalah pada penempatan receiver di telinga. Dibandingkan dengan     model lainnya, alat bantu untuk pendengaran ini ditempatkan di dalam earmould yang masuk ke dalam liang telinga dan bukan di dalam alat bantu pendengaran.

5. CIC (Completely in Canal)

cic-completely-in-canalMerupakan alat bantu pendengaran yang bisa dipergunakan kepada penderita gangguan pendengaran tingkat ringan sampai dengan sedang. Alat bantu pendengaran ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan ITC yaitu memiliki cangkang yang keras untuk penyesuaian dengan liang telinga.Cangkang tersebut berisikan semua komponen elektronik yang menjadi main electrical device dalam alat ini.

Alat ini memiliki kesamaan dengan jenis alat bantu pendengaran ITC, yaitu sama sekali tidak nampak dari bagian luar. Alat bantu dengar ini benar-benar dimasukkan seutuhnya ke dalam liang telinga.