alat-bantu-dengarAlat bantu dengar yang ada di pasaran saat ini sudah semakin canggih, terutama jika dilihat dari segi teknologi dan modelnya. Secara tidak langsung, hal ini pun akan membuat penggunanya semakin percaya diri sehingga tidak merasa malu lagi saat menggunakan alat bantu untuk dengar ini. Meskipun begitu, alat bantu untuk dengar bukanlah barang yang bisa dipakai sembarangan. Sebelum membeli atau memakainya, sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) terlebih dahulu untuk menentukan alat bantu untuk dengar yang sesuai dengan tingakatan gangguan pendengaran.

Namun terkadang ada juga beberapa penderita yang mengabaikan penggunaan alat bantu untuk dengar ini. Mungkin saja hal ini disebabkan karena pengguna merasa gangguan pendengarannya ini tidak begitu parah atau adanya perasaan malu jika harus menggunakan alat bantu untuk dengar.

Manfaat Alat Bantu Dengar

Alat bantu untuk dengar merupakan alat bantu atau alat terapi untuk membuat telinga dan otak tetap dapat menerima tangkapan suara secara alami, meskipun mengalami gangguan pendengaran. Jika gangguan pendengaran ringan dibiarkan begitu saja, tingkat gangguan tersebut bisa naik ke level yang lebih berbahaya sehingga bisa mengakibatkan ketulian total nantinya.

Jadi, sebelum gangguan pendengaran bertambah parah, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter THT untuk memastikan pemakaian alat bantu untuk dengar ini. Manfaat penting menggunakan alat ini secara umum memang untuk membantu menangkap suara-suara yang ada disekitar penderita sehingga komunikasi dengan orang lain bisa terjalin dengan lancar.

Alat bantu untuk dengar ini juga bisa membantu pekerjaan seperti saat melakukan rapat atau berbicara dengan rekan dan klien kerja. Menonton televisi atau mendengarkan musik juga akan terasa lebih jelas sehingga meski mengalami gangguan pendengaran, bukan berarti mengurangi kesenangan menikmati hiburan.

Pentingnya Alat Bantu Dengar di Kedua Telinga

Alat bantu untuk dengar bisa digunakan baik di kedua telinga atau hanya pada salah satu telinga saja. Sebaiknya, hal ini disesuaikan dengan tingkat gangguan itu sendiri, apakah gangguan tersebut menyerang kedua atau salah satu telinganya. Jika memang kedua telinga yang menderita gangguan, jangan paksakan dengan hanya memakai satu alat bantu unutk pendengaran saja. Menggunaan satu alat padahal sebenarnya kedua telinga mengalami gangguan yang sama parahnya, mungkin tetap bisa membuat telinga dapat mengkap suara, namun pasti hal itu tidak akan berfungsi maksimal

Sebaiknya tetap gunakan kedua alat bantu untuk pendengaran dengan lengkap untuk menjaga keseimbangan pendengaran. Alat bantu dengar ini pun bisa lebih menoleransi jika ada suara yang keras. Karena dua alat bantu untuk pendengaran akan memberikan volume yang rendah sehingga jika ada suara keras tidak menyebabkan telinga menjadi sakit.

Menggunakan alat bantu untuk pendengaran pada kedua telinga juga akan lebih memperjelas suara yang ditangkap, percakapan atau musik pun bisa lebih jernih terdengar. Penderita juga bisa dengan mudah mengetahui arah datangnya suara karena suara yang dihasilkan oleh kedua alat tersebut lebih tajam. Ketika mengobrol pun penderita juga bisa lebih jelas mendengar huruf konsonan yang terucap oleh lawan bicara dengan frekuensi yang tinggi sehingga maksud pembicaraan bisa dimengerti dengan benar.

Terapi menggunakan alat bantu dengar ini juga sebagai rangsangan bagi organ dalam telinga. Jika tidak menggunakan alat bantu untuk pendengaran, dikhawatirkan penderita akan mengalami tinnitus, efek mendengar suara-suara dari arah dalam. Nah, penggunaan alat bantu untuk pendengaran ini bisa menekan efek tersebut dengan tanggapan suara dari luar. Hal ini berarti kita membiarkan telinga untuk kembali menerima rangsangan suara dari luar.

Pemakaian alat bantu untuk pendengaran ini bukan hanya untuk mereka yang memiliki gangguan dalam bentuk penyakit, tapi juga yang mengalami penurunan fungsi pendengaran karena faktor usia. Jika orang tua mulai meminta mengeraskan suara saat diajak bicara, atau tidak memberi respon pada lawan bicaranya dengan suara yang normal, maka kemungkinan kemampuan pendengarannya sudah menurun. Lebih baik segera periksakan ke dokter THT lalu pilihkan alat bantu untuk pendengaran yang nyaman mereka pakai.

Begitu pula jika gangguan pendengaran ini terjadi pada anak-anak. Anak-anak diusahakan harus memakai alat bantu untuk pendengaran ini untuk membantunya bersosialisasi dan belajar mengenal suara seperti anak normal lainnya. Pilih warna dan model alat bantu dengar yang cocok bagi anak-anak.